NAMA : TIARA ERLIYANTI
NPM : 28213891
KELAS : 4EB22
IDENTITAS JURNAL
|
|
Nama
Jurnal
|
Jurnal Riset
Akuntansi dan Bisnis
|
Volume
/ Halaman
|
Volume 9 No.2
|
Nama
Penulis
|
Eka Nurmala dan Fitriani
|
Judul
Jurnal
|
PENGARUH SISTEM PENGENDALIAN MANAJEMEN TERHADAP KINERJA KEUANGAN
PEUSAHAAN PADA HOTEL BERBINTANG DI KOTA MEDAN.
|
Tanggal
Jurnal
|
September 2009
|
Tujuan
Penelitian
|
Untuk mengetahui apakah ada pengaruh struktur pengendalian
manajemen dan proses pengendalian manajemen secara simultan dan parsial terhadap kinerja perusahaan pada hotel
berbintang di Kota Medan dan untuk mengetahui apakah ada pengaruh proses
pengendalian manajemen secara parsial terhadap kinerja perusahaan pada hotel
berbintang di Kota Medan.
|
Metode
Penelitian
|
Metode penelitian yang digunakan adalah metode sensus dimana
semua anggota populasi dijadikan responden penelitian.
Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian
deskriptif-analitis.
Objek dalam penelitian ini adalah seluruh hotel berbintang yang
ada di kota Medan
|
Variabel
Penelitian
|
1.
Variabel bebas atau variabel independen (X) yaitu sistem
pengendalian manajemen yang terdiri dari struktur pengendalian manajemen (X1)
dan proses pengendalian manajemen (X2).
2.
Variabel terikat atau varibel dependen (Y) : kinerja keuangan
perusahaan.
|
Hasil
Penelitian
|
1.
Pengaruh Struktur Pengendalian Manajemen dan Proses Pengendalian
Manajemen Terhadap Kinerja Perusahaan cara Simultan :
Berdasarkan hasil analisis regresi yang diikhtisarkan pada tabel
5 menunjukkan nilai F hitung adalah 34,701 dan nilai Ftabel pada = 0.05 dan
derajat bebas 2 dan 28 adalah 3,34. Jadi F hitung =34,701 > F tabel =
3,34. Hal ini berarti bahwa H0 ditolak dan H1 diterima pada tingkat
signifikansi = 0,05. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa struktur
pengendalian manajemen dan proses pengendalian manajemen secara simultan
berpengaruh terhadap kinerja perusahaan.
1.
Pengaruh Struktur Pengendalian Manajemen dan Proses Pengendalian
Manajemen Terhadap Kinerja Perusahaan Secara Parsial :
Struktur Pengendalian Manjemen (X1)
Berdasarkan hasil penelitian yang diikhtisarkan pada tabel 6
menunjukkam bahwa t hitung =2,142 > t tabel =2,048. Dengan demikian H0
ditolak dan H1 diterima, dengan kata lain bahwa variabel struktur
pengendalian manajemen mempunyai pengaruh signifikan terhadap kinerja
perusahaan.
Proses Pengendalian Manajemn (X2)
Hasil pengujian menunjukkan bahwa nilai
Hitung =
3,688 > t tabel = 2,048. Dengan demikian H0 ditolak dan H1 diterima,
dengan kata lain bahwa variabel proses pengendalian manajemen mempunyai
pengaruh signifikan terhadap kinerja perusahaan.
Berdasarkan
data-data di atas maka dapat disimpulkan bahwa semua hipotesis dapat diterima
atau H0 ditolak, dengan kata lain bahwa sistem pengendalian manajemen yang
terdiri dari struktur pengendalian manajemen (X1) dan proses pengendalian
manajemen secara simultan dan parsial mempunyai pengaruh yang signifikan
terhadap kinerja perusahaan dan pengaruh yang diberikan yaitu sebesar 71,3%
sedangkan sisanya sebesar 28,7% dipengaruhi oleh variabel lainnya yang tidak
dimasukkan dalam penelitian ini.
2. Pengaruh Proses
Pengendalian Manajemen Terhadap
Kinerja Perusahaan Secara
Parsial
Berdasarkan tabel. 6 yang
merupakan hasil analisis regresi dapat diketahui bahwa proses pengendalian manajemen
memiliki t hitung lebihbesar dari t tabel (t hitung =3,688 > t tabel
=2,048) dan tingkat signifikansinya sebesar 0,001 yang lebih kecil dari taraf
signifikasi = 0,05 sehingga secara parsial dapat dikatakan proses
pengendalian manajemen berpengaruh signifikan terhadap kinerja peusahaan.
Diketahui pula bahwa proses pengendalian manajemen mempunyai nilai koefisien
regresi sebesar 0,313 hal ini berarti bahwa hubungan antara variabel struktur
pengendalian manajemen dengan kinerja perusahaan adalah searah, yang berarti
bahwa setiap peningkatan terhadap proses pengendalian manajemen akan menyebabkan
peningkatan terhadap kinerja.
Hasil
penelitian menunjukkan bahwa pengaruh variabel ini signifikan. Terdapatnya
pengaruh yang positif proses pengendalian manajemen terhadap kinerja
perusahaan dikarenakan proses pengendalian manajemen merupakan merupakan
tahap-tahap yang harus dilalui untuk mewujudkan tujuan sistem. Proses
pengendalian manajemen pada dasarnya berkaitan dengan prilaku antar manajer
dan antara para manajer dengan bawahannya. Proses pengendalian manajemen
menjelaskan dan mengaplikasikan bagaimana cara kerja struktur pengendalian
manajemen. Proses pengendalian manajemen berkaitan dengan tindakan yang
dilakukan manajemen untuk menjamin bahwa orang-orang dalam organisasi telah
menjalankan strategi dengan efektif dan efisien. Dengan demikian jika proses
pengendalian manajemen baik maka kinerja perusahaan dalam meningkat.
|
Kesimpulan
Penelitian
|
Kesimpulan dalam penelitian ini adalah:
1.
Struktur pengendalian manajemen pada hotel berbintang di Kota
Medan secara simultan berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan.
pengaruh struktur pengendalian manajemen dan proses pengendalian manajemen
terhadap kinerja perusahaan adalah sangat tinggi yaitu sebesar 71,3% . Hal
ini berarti bahwa struktur pengendalian manajemen dan proses pengendalian
manajemen betul-betul merupakan faktor yang perlu diperhatikan dalam upaya
meningkatkan kinerja perusahaan pada hotel berbintang di Kota Medan.
2. Struktur
pengendalian manajemen pada hotel berbintang di Kota Medan secara parsial
berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Hal ini berarti bahwa semakin tinggi
kualitas struktur pengendalian manajemen hotel berbintang akan membawa
pengaruh semakin tinnginya kinerja perusahaan. Adapun besarnya pengaruh
sebesar 16,4%.
3. Proses
pengendalian manajemen pada hotel berbintang di Kota Medan secara parsial
berpengaruh terhadap kinerja perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa semakin
tinggi kualitas proses pengendalian manajemen semakin tinggi pula
kinerja perusahaan hotel
berbintang. Adapun besarnya pengaruh sebesar 31,3%.
|
Pendapat
Mengenai Jurnal
|
Menurut saya perusahaan sebaiknya kualitas struktur dan proses
pengendalian manajemen pada hotel berbintang di Kota Medan perlu lebih
ditingkatkan agar mampu mencapai kinerja keuangan perusahaan yang lebih baik.
Dengan cara memberikan pelatihan-pelatihan kepada para manajer dan karyawan
yang menyangkut pengembangan profesionalitas dalam konteks ilmu pengetahuan.
|
0 komentar:
Posting Komentar